Pemilik MOL sendiri adalah konglomerat asal Malaysia bernama Tan Sri Vincent Tan, yang juga merupakan CEO dari Corporation dengan penghasilan lebih dari USD1,8 Miliar.
Analisa TechCrunch menyebutkan, tidak heran jika Friendster kemudian menerima tawaran MOL. Pasalnya, pamor Friendster mulai meredup di hampir seluruh negara Eropa dan Amerika, kecuali Asia.
Meski Friendster sendiri pernah menjadi pioneer jejaring sosial pada tahun 2003, pamornya telah menurun di Amerika dan Eropa, terkalahkan oleh Facebook, namun Friendster masih tetap menjadi pemimpin di pasar Asia dengan 75 juta pengguna terdaftar. Bahkan sekira 90 persen trafik harian Friendster berasal dari negara-negara di Asia.

0 komentar:
Posting Komentar
KALAU MAU KOMENT SANTAI AJA YACH !!!